Hard / Soft Copy Materi Training
Training KIT
2x Coffee Break
Makan Siang
Sertifikat Training HSP Academy
Souvenir Training
FREE Webinar Lifetime
FREE Antar Jemput Hotel - Lokasi Training (Gading Serpong)
Doorprize
Dokumentasi Selama Kegiatan Training
Softcopy Ijazah Terakhir
Softcopy KTP
Softcopy Curriculum Vitae
Softcopy Sertifikat Pelatihan
Softcopy Surat Keterangan Perusahaan
Softcopy Pas Foto
Fomulir Pendaftaran
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Perubahan bisnis yang cepat dan tuntutan transformasi digital membuat banyak proyek menghadapi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, dan kegagalan pencapaian target. Hal ini sering disebabkan oleh pendekatan yang kurang adaptif serta rendahnya penguasaan project management dan agile secara terstruktur dan terstandar internasional. Kondisi ini sejalan dengan tantangan pengembangan SDM di Indonesia, di mana pemerintah mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebijakan penguatan profesionalisme agar mampu bersaing di era global dan digital.
Sebagai solusi, Sertifikasi Accredited Agile Project Manager (AgCC) – AAPM dirancang untuk membekali profesional dengan pemahaman praktis dan strategis mengenai project management dan agile yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui pelatihan di HSP Academy, peserta tidak hanya memperoleh sertifikasi internasional, tetapi juga kemampuan menerapkan project management dan agile secara efektif di berbagai jenis proyek. Saatnya meningkatkan kompetensi Anda—ikuti pelatihan AgCC AAPM di HSP Academy dan jadilah Project Manager yang adaptif, kompeten, serta selaras dengan arah kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri.
Konsep kesederhanaan: mengapa penting dan sejauh mana diterapkan
Manajemen proyek sederhana vs kompleks
Agile sederhana dan nilai praktisnya
Agile Manifesto
4 Nilai Agile
12 Prinsip Agile
Peran komunikasi dalam Agile
Hasil studi praktik terbaik dari ribuan manajer proyek
Mengapa Agile lebih bergantung pada komunikasi dibanding metode tradisional
Kontinum risiko: Agile vs Traditional Project Management
Perbandingan metode Agile dan Waterfall
Tim Scrum dan peran utama
Product Owner
Scrum Master
Development Team
Artefak Scrum
Product Backlog
Sprint Backlog
Release Backlog
Burndown Chart
Event Scrum
Sprint Planning
Daily Scrum
Sprint Review
Sprint Retrospective
Konsep Agile execution
User Stories
Story Points
Business Value
Team Capacity
Velocity
Konsep kesederhanaan dan alasan penggunaan OPPM™
Kekuatan dan jebakan kesederhanaan
Kesederhanaan vs kompleksitas dalam proyek
Referensi konsep kesederhanaan
Simplicity – Jeffrey Kluger
The Visual Display of Quantitative Information – Edward Tufte
Occam’s Razor (Hukum Kesederhanaan)
Lima bagian esensial setiap proyek
Tujuan (apa & mengapa)
Pemilik (siapa)
Tugas (bagaimana)
Garis waktu (kapan)
Anggaran (berapa)
Tahapan pembangunan OPPM™
Langkah 1–12
Tahapan pelaporan OPPM™
Langkah 1–5
Penyesuaian OPPM™ dengan PMO dan organisasi
OPPM™ untuk proyek TI
Template Agile / OPPM™
MyOPPM (Online Tool)
Agile / OPPM™ untuk proyek TI dan Non-TI
Agile / OPPM™ dalam pengelolaan konsultan
Negosiasi untuk Agile Project Manager
Eksekusi strategi organisasi dengan Agile / OPPM™
Praktik terbaik komunikasi dalam Agile Project Management